Diagnosa Benjolan di Leher sebagai Antisipasi Penyakit Getah Bening

benjolan di leher

Kelenjar getah bening merupakan salah satu bagian tubuh yang memiliki peran penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Benjolan ini bentuk jaringan menyerupai kacang merah dan banyak terdapat pada area leher, ketiak, paha bagian dalam, sekitar usus, serta diantara paru-paru. Kelenjar ini cukup rentan mengalami gangguan yang dapat ditandai dengan terjadinya pembengkakan pada area getah bening itu berada. Pembengkakan yang terjadi, dapat menyebabkan benjolan di leher. Namun, benjolan yang muncul di leher bisa muncul oleh sebab lain, misalnya karena bawaan lahir (kongenital), trauma (cedera), infeksi atau peradangan, serta pertumbuhan sel-sel tubuh yang abnormal (neoplasma). Kebanyakan dari penyebab benjolan tersebut tidaklah berbahaya. Lalu, bagaimana cara untuk mengetahui benjolan di leher bukan getah bening?

Namun, benjolan yang muncul di leher bisa muncul oleh sebab lain, misalnya karena bawaan lahir (kongenital), trauma (cedera), infeksi atau peradangan, serta pertumbuhan sel-sel tubuh yang abnormal (neoplasma). Kebanyakan dari penyebab benjolan tersebut tidaklah berbahaya. Lalu, bagaimana cara untuk mengetahui benjolan di leher bukan getah bening?

Cara Memeriksa Adanya Benjolan di Leher 

benjolan di leher
Kelenjar Getah Bening

Cara mengetahui benjolan di leher yang disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening adalah dengan mengetahui posisi benjolan itu terlebih dahulu. Selanjutnya, anda bisa merapatkan tiga jari tangan untuk menekan bagian leher yang terdapat benjolan secara perlahan. 

Jika anda merasakan ada sebuah benjolan yang lembut, maka kemungkinan dipastikan bahwa kelenjar getah bening tersebut membengkak. Lalu, bagaimana cara diagnosis benjolan di leher? Apa ciri-ciri benjolan yang berbahaya? Beberapa pertanyaan berikut harus anda jawab agar dapat mengetahui apakah benjolan tersebut berbahaya atau tidak.

1. Kapan Benjolan Tersebut Muncul?

Jika benjolan itu sudah ada sejak anda lahir, biasanya bukan tipe benjolan yang berbahaya. Hemangioma merupakan salah contoh benjolan bawaan lahir yang pada umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Benjolan semacam ini akan biasanya mengecil seiring pertambahan usia.

2. Apakah Sebelumnya Diawali dengan Benturan atau Cedera?

Pada umumnya, benjolan yang disebabkan karena cedera hanya berupa memar otot biasa. Benjolan akibat cedera muncul karena pembuluh darah yang pecah. Benjolan jenis ini juga akan dapat mengecil dengan sendirinya.

3. Apakah Benjolan disertai Infeksi?

benjolan di leher
Pemeriksaaan Kelenjar Getah Bening

Benjolan yang disertai dengan infeksi biasanya berbentuk kumpulan nanah, disebut juga sebagai bisul atau abses. Kondisi ini bisa mudah diatasi dengan konsumsi obat antibiotik tertentu dari dokter atau bisa juga diatasi dengan cara pembedahan kecil.

4. Apakah Benjolan Disertai dengan Gejala Lain?

Jika benjolan disertai dengan gejala lain, misalnya penurunan berat badan secara drastis, demam, dan tidak bertenaga bisa menandakan bahwa kondisi benjolan tersebut berbahaya.

5. Bagaimana Karakter Benjolan Tersebut?

benjolan di leher
Bentuk Benjolan di Leher

Ada beberapa pertanyaan yang wajib dijawab untuk mengenali bagaimana karakter dari benjolan yang muncul. Apakah benjolan tersebut keras atau kenyal seperti ujung telinga? Permukaan rata atau berbenjol? Apa benjolan tersebut dapat digerakkan? Apa benjolan bisa cepat membesar?

Perlu anda ketahui bahwa benjolan tidak bisa digerakkan, keras, bagian permukaan tidak rata, dan tumbuh secara cepat merupakan tanda benjolan yang cukup berbahaya. Jika anda menemukan benjolan dengan karakter seperti ini, sebaiknya segera periksa ke dokter secepatnya. Hal ini karena benjolan tersebut bisa jadi bukan benjolan biasa, melainkan benjolan yang bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh anda.

Setelah anda mengetahui bagaimana cara mengenali benjolan di leher berbahaya atau tidak, diharapkan anda bisa menyikapinya dengan bijak jika menemui munculnya benjolan pada leher. Meski Anda telah mengetahui bagaimana cara mengidentifikasi menggunakan cara-cara di atas, namun pemeriksaan dokter tetap diwajibkan, apalagi jika anda mendapati benjolan yang tampak tidak normal. Jangan menunda waktu lagi, pastikan Anda segera lakukan konsultasi dengan dokter ahli agar bisa mendapatkan solusi dan penanganan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *