Kenali Dampak Kurang Tidur Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

dampak kurang tidur

Setelah melahirkan, sangat wajar jika seorang ibu akan merasa cukup tertekan, stres, dan kelelahan dengan rutinitas barunya tersebut. Hal ini dikarenakan aktivitas yang dilakukan oleh seorang ibu baru akan menjadi serba terbatas karena harus mengurus si kecil. Tidak heran jika ibu muda umumnya sering merasa tidak bisa tidur. Hal ini tentunya bisa menimbulkan dampak negatif. Lantas, apa saja dampak kurang tidur setelah melahirkan?

Dampak Kurang Tidur Setelah Melahirkan

Perlu diketahui bahwa kurang tidur bukanlah masalah sepele bagi ibu muda yang baru saja melahirkan. Ada beberapa dampak negatif yang dapat ibu muda rasakan jika kurang tidur setelah melahirkan, di antaranya adalah:

1. Daya Tahan Tubuh Melemah

dampak kurang tidur
Kurang Tidur Membuat Daya Tahan Tubuh Lemah

Kurang tidur tentunya bisa membuat ibu menjadi lebih mudah sakit. Orang yang kurang tidur ternyata bisa menyebabkan seseorang lebih mudah terserang penyakit serta memiliki peluang sembuh yang lebih lambat dibandingkan dengan orang yang cukup tidur. Saat ibu muda kurang tidur, maka produksi sitokin yang berperan melawan infeksi menjadi berkurang dan berakibat lebih gampang sakit. Selain itu, kurang tidur juga bisa menyebabkan ibu menjadi kurang memiliki energi untuk menjalankan aktivitas.

2. Sulit Berkonsentrasi dan Tidak Fokus

Kurang tidur juga dapat menyebabkan ibu muda menjadi kurang fokus serta sulit untuk berkonsentrasi saat melakukan kegiatan sehari-hari. Contohnya, saat ibu muda memandikan si kecil, bukannya mengusapkan sabun ke seluruh tubuhnya, malah memberikan sampo ke tubuhnya.

3. Mudah Marah dan Suasana Hati Berantakan

dampak kurang tidur
Suasana Hati Berantakan dan Emosi Labil Karena Kurang Tidur

Mudah tersinggung dan marah merupakan dampak umum yang sering dirasakan oleh ibu muda pasca melahirkan. Saat kurang tidur, mood jadi berantakan, sehingga tidak heran jika ibu muda akan lebih mudah tersinggung dan marah. Bahkan, kurang tidur secara berkepanjangan akan membuat ibu muda depresi hingga selalu merasa cemas setiap harinya.

4. Gairah Seksual Menurun

Saat jam tidur terbatas, maka jangan heran jika nantinya gairah seks atau berhubungan seksual dengan suami jadi menurun. Bukan hanya gairah seksual yang menurun, menyusui si kecil juga bisa menyebabkan kadar hormon estrogen semakin menurun. Akibatnya, produksi pelumas alami pada vagina semakin berkurang dan vagina ibu muda pun akan menjadi lebih kering.

5. Sulit Mengingat dan Mudah Lupa

Ketika sedang tidur, tubuh kita akan beristirahat, namun tidak dengan otak. Momen tidur dimanfaatkan oleh otak untuk menyimpan informasi yang diperoleh selama satu hari penuh. Lalu, informasi tersebut diolah dan disimpan dalam bentuk ingatan. Saat ibu muda kurang tidur, maka otak akan mengalami gangguan dalam menyimpan informasi, sehingga ibu muda menjadi lebih mudah lupa.

Itulah beberapa dampak kurang tidur setelah melahirkan yang umumnya akan dirasakan oleh Bunda-ibu muda semua. Namun, jangan khawatir karena masalah ini bisa diatasi dan ditangani dengan baik. Lantas, bagaimana cara mengatasi kurang tidur bagi ibu muda yang baru melahirkan? 

dampak kurang tidur
Mengatasi Kurang Tidur

Caranya adalah dengan memanfaatkan waktu tidur di siang hari saat si kecil sedang terlelap, minta bantuan kepada keluarga atau teman dekat untuk menjaga si kecil selama beberapa jam agar ibu muda bisa beristirahat sebentar, mengonsumsi makanan sehat dan hindari konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein, serta membangkitkan mood sebelum tidur. Misalnya dengan mandi air hangat, membuat suasana kamar menjadi sejuk dan tenang, mendengarkan musik, hingga membaca buku yang dapat membangkitkan mood ibu muda untuk tertidur dengan lelap.

Kini, ibu muda telah mengetahui apa saja dampak kurang tidur setelah melahirkan dan tips untuk mengatasinya. Dengan mengetahui bagaimana tips mengatasi kurang tidur pasca melahirkan, diharapkan ibu muda bisa menerapkan tips tersebut agar memiliki kualitas tidur yang lebih baik lagi. Dengan demikian, maka ibu muda pun akan lebih bersemangat untuk merawat dan menjaga si kecil tanpa mengalami gangguan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *