Berbagai Enzim Pencernaan dan Fungsi Pentingnya Bagi Tubuh

enzim pencernaan

Enzim pencernaan merupakan biokatalisator yang membantu mempercepat pencernaan manusia. Segala jenis makanan yang dikonsumsi akan diproses oleh enzim hingga saat proses pengeluaran sisa makanan tersebut. Oleh karena itu, enzim memiliki peran yang sangat penting. 

Peran tersebut baik untuk memecah senyawa kompleks yang ada dalam makanan atau untuk menyerap nutrisi yang ada. Manusia memiliki berbagai macam enzim pencernaan. Jumlahnya mencapai 22 enzim. Fungsi yang dimiliki pun beragam sesuai kebutuhan yang diperlukan oleh tubuh. 

Inilah 5 Jenis Enzim Pencernaan Beserta Fungsinya

Fungsi enzim pencernaan akan terbagi menurut nama enzim. Selain itu juga disesuaikan dengan habitat enzim itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa jenis enzim pencernaan dan fungsinya masing-masing:

1. Protease

enzim pencernaan
Enzim Pencernaan Jenis Protease

Enzim ini berada pada bagian lambung, pankreas, serta usus halus. Protease bertugas untuk memecah kandungan protein yang terdapat didalam makanan menjadi bentuk asam amino atau senyawa yang lebih sederhana. Tujuannya agar mudah dicerna oleh tubuh. 

Asam amino merupakan salah satu senyawa protein yang penting bagi metabolisme tubuh. Selain enzim protease, terdapat juga beberapa enzim lainnya, seperti enzim tripsin, pepsin, dan kimotripsin yang diproduksi di dalam pankreas. Semua enzim ini berfungsi penting bagi pencernaan. 

2. Amilase

Ketika makanan pertama kali masuk, maka akan melewati rongga mulut terlebih dahulu. Salah satu enzim yang dihasilkan didalam rongga mulut adalah amilase. Enzim ini terdapat di dalam air liur manusia yang berperan untuk melunakkan makanan. 

Selain di rongga mulut, enzim ini juga terdapat di dalam pankreas dan usus halus. Amilase di dalam rongga mulut berfungsi untuk memecah karbohidrat yang ada dalam  makanan menjadi glukosa atau gula. Sama halnya dengan peran amilase di dalam usus halus. 

Amilase tersebut nantinya akan membantu proses pencernaan makanan di dalam usus halus. Tujuannya agar menjadi lebih mudah diserap nutrisinya. Dilanjutkan pendistribusian ke organ lainnya selama proses pencernaan berlangsung.

3. Lipase

enzim pencernaan
ASI yang Mengandung Enzim Lipase

Lipase merupakan enzim yang bertugas untuk memecah lipid (lemak) menjadi senyawa yang lebih sederhana, yaitu asam lemak dan gliserol. Enzim ini diproduksi pada pankreas dan lambung. Lipase dapat ditemukan di dalam ASI untuk membantu proses pencernaan sang bayi saat menyusu. 

Enzim ini sangat penting. Pasalnya, banyak sekali makanan yang dikonsumsi yang mengandung lemak dalam jumlah banyak melebihi kebutuhan lemak. Jika tidak ada lipase, maka lemak akan sulit dicerna oleh tubuh, kemudian menumpuk, dan menimbulkan berbagai penyakit.

4. Laktase

Susu atau makanan olahan yang mengandung susu, pasti terdapat kandungan laktosa. Enzim yang berperan untuk memecah molekul gula tersebut adalah laktase. Orang yang memiliki toleransi yang rendah terhadap laktosa, dianjurkan untuk mengkonsumsi tambahan laktase. 

Karena, bagi orang yang memiliki intoleransi laktosa mereka akan mengalami kesulitan saat memproses gula laktosa yang berada di dalam tubuh. Jika kandungan gula berlebih di dalam tubuh, maka dapat memicu timbulnya berbagai penyakit lainnya. Sebagai contoh adalah diabetes.

5. Sukrase

enzim pencernaan
Tanaman Tebu yang Mengandung Enzim Sukrase

Peran ini yaitu untuk memecah senyawa sukrosa yang merupakan karbohidrat kompleks menjadi gula sederhana. Diantaranya fruktosa dan glukosa. Sehingga, pencernaan akan lebih mudah. Tanaman tebu, sorgum, serta bit gula mengandung gula sukrosa dalam jumlah yang cukup banyak. 

Tidak hanya ada di tanaman, ini juga ditemukan dalam madu. Akan tetapi, hanya sedikit. Enzim satu ini diproduksi di dalam usus halus yang bertugas dalam penyerapan nutrisi untuk metabolisme tubuh. Sehingga, aktivitas sehari-hari tidak terganggu karena nutrisi didalam tubuh sudah terpenuhi.

Itu dia 5 jenis dan fungsi enzim pencernaan manusia. Setiap jenis enzim memang memiliki peran masing-masing. Meski memiliki peran yang berbeda, namun semuanya saling bekerjasama untuk menjaga kesehatan tubuh manusia dari sistem pencernaannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *