Ketahui Jenis Penyakit Dengan Gejala Sering Bersendawa dan Kentut

sering bersendawa dan kentut

Pada dasarnya, kentut dan sendawa merupakan hal yang normal pada manusia. Namun, lain lagi ceritanya jika seseorang terlalu sering bersendawa dan kentut. Pasalnya, hal ini bukan lagi dikatakan sebagai kondisi yang normal. 

Ternyata, kondisi sering kentut dan bersendawa bisa jadi merupakan tanda atau gejala dari penyakit tertentu. Biasanya, kentut dan bersendawa sering dikaitkan dengan masuk angin. Namun, perlu ternyata ada banyak gangguan kesehatan lainnya yang bisa menyebabkan gejala ini. 

Jenis Gangguan Kesehatan Terkait dengan Sering Bersendawa dan Kentut

Pembuangan gas yang terlalu sering dapat memberikan banyak arti mengenai kondisi tubuh yang sebenarnya. Dampaknya adalah frekuensi sendawa dan kentut yang tidak normal. Lalu, apa saja kemungkinan gangguan kesehatan dengan gejala ini?

1. Refluks Asam Lambung (GERD)

sering bersendawa dan kentut
Sendawa dan kentut yang terlalu sering bisa menjadi tanda GERD

Dalam bidang media, kondisi ini juga dikenal dengan istilah refluks gastroesofagus. Sebuah kondisi aliran balik asam lambung dimana asam lambung naik ke bagian kerongkongan. Perlu diketahui bahwa lambung memiliki tugas untuk memecah makanan agar bisa diserap oleh tubuh. 

Untuk mempermudah tugasnya ini, lambung memproduksi asam dan juga enzim. Asam yang dihasilkan oleh lambung bisa saja terlalu banyak atau berlebihan. Sehingga, hal ini akan menyebabkan terjadinya masalah pada lambung, termasuk GERD. 

Nah, kondisi inilah yang akan menyebabkan gejala sering bersendawa dan kentut. Selain itu juga menyebabkan rasa perut kembung dan mulas. Bahkan dalam beberapa kasus, hingga muncul sensasi panas terbakar pada ulu hati.

2. Hernia Hiatal

Hernia hiatal merupakan sebuah kondisi dimana lambung bagian atas menonjol sampai ke bagian pembukaan diafragma. Diafragma sendiri merupakan dinding otot yang menjadi bagian pemisah antara lambung dengan dada. Tugasnya untuk membantu asam agar tidak naik ke kerongkongan.

Ketika mengalami Hernia hiatal, maka asam dari lambung akan lebih mudah naik ke bagian diafragma. Akibatnya, penderita akan mengalami berbagai macam gejala. Mulai dari sendawa tanpa henti, sakit di dada, hingga rasa panas di dalam perutnya.

3. Infeksi Bakteri H. pylori

sering bersendawa dan kentut
Kondisi infeksi dari bakteri H. pylori yang membuat begah, mual, dan sakit perut

Bakteri Helicobacter pylori merupakan penyebab utama terjadinya tukak lambung. H. pylori hidup pada lapisan lendir saluran pencernaan. Sehingga, bakteri ini akan menyebabkan terjadinya peradangan. Selain itu juga menyebabkan luka iritasi pada usus halus dan juga lambung. 

Infeksi bakteri H. pylori akan menyebabkan penderita mual, begah, perut perih dan sakit. Penderita juga kehilangan nafsu makan hingga berat badan menurun, sulit menelan, serta sering bersendawa. Pada kondisi yang lebih parah, infeksi bisa menyebabkan terjadinya gastritis serta kanker lambung.

4. Intoleransi Laktosa

Gangguan kesehatan lainnya yang bisa menyebabkan perut kembung adalah intoleransi laktosa. Hal ini dapat terjadi ketika tubuh kekurangan enzim laktase, sehingga tubuh tidak mampu untuk mengolah jenis gula alami bernama laktosa. Biasanya, laktosa banyak ditemukan pada susu.

Laktosa yang tidak dipecah dan tidak diserap oleh tubuh, kemudian akan masuk ke usus besar. Dengan semakin banyaknya sisa makanan yang diolah oleh bakteri, maka akan semakin banyak juga gas yang dihasilkan oleh bakteri pada proses tersebut. Akibatnya, gas berlebih menyebabkan perut kembung.

5. Aerophagia

sering bersendawa dan kentut
Kondisi aerophagia atau masuk angin

Aerophagia lebih dikenal dengan istilah masuk angin. Kondisi gangguan kesehatan yang tidak berbahaya dan menyebabkan gejala sering bersendawa. Aerophagia bisa terjadi ketika seseorang secara tidak sengaja memasukkan udara ke dalam perutnya. 

Misalnya pada saat berbicara. Saat berbicara tersebut, otomatis terdapat udara yang masuk ke perut. Setelah itu, udara tersebut dikeluarkan dengan cara bersendawa. 

Itu dia, beberapa jenis gangguan kesehatan yang ditandai dengan gejala sering bersendawa dan kentut. Ada yang merupakan gangguan kesehatan ringan, namun ada pula yang berat. Oleh karena itu, sebaiknya tetap waspada jika mengalami gejala bersendawa dan kentut terus menerus. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *