Ketahui Aneka Penyebab Haid Tidak Teratur

haid tidak teratur

Menstruasi merupakan terjadinya proses pendarahan yang disebabkan oleh meluruhnya dinding rahim. Umumnya, menstruasi terjadi selama 3-7 hari. Siklus menstruasi yang paling umum terjadi setiap 28 sampai 36 hari sekali. Dihitung sejak hari pertama menstruasi di bulan ini, sampai hari pertama menstruasi di bulan berikutnya. Dalam satu tahun, biasanya menstruasi berlangsung sebanyak 11-13 kali. Siklus menstruasi bisa sama setiap bulannya, namun bisa juga datang terlambat di saat-saat tertentu. Penyebab haid tidak teratur biasanya berbeda pada setiap wanita. Lantas, hal apa saja yang bisa menyebabkan menstruasi menjadi tidak teratur?

5 Penyebab Haid Tidak Teratur

Menstruasi yang tidak teratur sebenarnya cukup umum dialami oleh para wanita. Penyebabnya pun sangat beragam. Berikut ini adalah beberapa penyebab siklus haid tidak teratur: 

1. Kelebihan Hormon Prolaktin 

haid tidak teratur
Hormon Prolaktin yang Berlebihan

Siklus menstruasi yang terlambat bisa disebabkan karena produksi hormon prolaktin tidak normal. Prolaktin merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari. Kadarnya akan meningkat saat wanita berada pada masa menyusui. Namun, produksi hormon ini juga bisa terganggu akibat kondisi medis tertentu. Meningkatnya hormon prolaktin di dalam tubuh bisa mempengaruhi kinerja hormon progesteron dan estrogen yang berperan penting dalam proses menstruasi.

2. Stres

Saat mengalami stres, otak dan hormon-hormon yang bertanggung jawab dalam mengatur siklus menstruasi akan terganggu. Berat badan pun bisa turun atau naik secara drastis akibat mengalami stres berlebih. Hal ini menjadi salah satu penyebab menstruasi tidak lancar yang paling umum dialami oleh para wanita. Apabila keterlambatan menstruasi disebabkan karena stress, disarankan untuk mengubah gaya hidup sehat, rutin berolahraga, dan sering berlatih teknik relaksasi sehingga siklus haid menjadi lancar kembali.

3. Masalah Tiroid

haid tidak teratur
Masalah pada Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid berperan untuk mengatur proses metabolisme tubuh. Saat hormon ini tidak mampu bekerja dengan baik, maka siklus menstruasi juga akan terganggu. Terjadinya gangguan pada kelenjar tiroid bisa dikenali dari beberapa gejalanya, seperti tubuh sering merasa sangat lelah, berat badan berubah-ubah, sensitif pada suhu dingin atau panas, serta rambut rontok.

4.  Alat Kontrasepsi

Pil pencegah kehamilan atau sering disebut pil KB merupakan pul yang mengandung hormon progestin dan estrogen. Fungsinya adalah untuk mencegah indung telur melepas sel telur. Alat kontrasepsi hormonal yang disuntik atau pun ditanam pada wanita dapat menyebabkan siklus menstruasi terlambat. Jika seorang wanita berhenti menggunakan pil KB, dibutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk memiliki siklus menstruasi yang konsisten kembali.  

5. Menopause Dini

haid tidak teratur
Mengalami Menopause Dini

Secara umum, para wanita akan mulai memasuki masa menopause pada usia 45-55 tahun. Tetapi, ada juga wanita yang mulai mengalami gejala menopause di usia 40 tahun kebawah. Kondisi ini sering disebut dengan menopause dini. Menopause sendiri merupakan sebuah kondisi yang menyebabkan pelepasan sel telur menjadi berhenti. Akibatnya, proses menstruasi menjadi lambat, bahkan bisa berhenti sama sekali.

Itulah 5 penyebab umum terjadinya siklus haid tidak teratur. Selain kelima faktor di atas, masih ada beberapa penyebab lainnya, seperti obesitas, penurunan atau peningkatan berat badan secara drastis, atau akibat dari penyakit tertentu di dalam tubuh. Pada intinya, penyebab terjadinya siklus menstruasi yang tidak teratur adalah berbeda pada setiap wanita.

Meski disebabkan oleh hal-hal yang berbeda, setiap wanita tentu perlu waspada terhadap berbagai penyebab haid tidak teratur yang mereka alami. Terutama bagi Anda wanita yang masih muda, atau bahkan masih remaja. Sangat disarankan untuk menjaga kesehatan reproduksi, sehingga siklus menstruasi bisa lancar dan tidak mengalami gangguan apapun juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *