Kanker Paru-paru Stadium Awal: Gejala dan Pengobatan

kanker paru-paru

Kanker paru-paru adalah jenis penyakit yang sangat mematikan dan banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Pada umumnya, penderita kanker seringkali terlambat menyadari tanda dan gejala munculnya penyakit ini, sehingga baru terdiagnosis saat memasuki stadium lanjut. 

Sangat penting bagi kita untuk memahami gejala penyakit kanker paru saat masih stadium awal, sehingga bisa mendapat penanganan sejak dini. Semakin cepat diketahui, maka keberhasilan pengobatan pun akan semakin tinggi. Dan resiko penyakit lebih parah bisa dihindari. 

Gejala Kanker Paru-paru Stadium Awal 

Banyak kasus kanker paru-paru yang baru diketahui setelah memasuki stadium akhir. Hal ini tentu saja memperkecil kemungkinan penderita untuk sembuh dari penyakit yang mematikan ini. Untuk itu, ketahuilah beberapa gejala kanker paru-paru berikut ini:

1. Sesak Nafas

kanker paru-paru
Salah Satu Tanda Kanker Stadium Awal, Sesak Nafas

Apabila tubuh mudah merasa lelah dan terengah, padahal hanya melakukan aktivitas ringan, maka ini bisa menjadi tanda kanker stadium awal. Sesak napas merupakan akibat dari adanya sel kanker yang menghalangi saluran napas. Penumpukan cairan pada paru-paru juga mungkin terjadi. 

2. Batuk Berdarah

Jika mengalami batuk yang tidak kunjung berhenti lebih dari 2 minggu, maka bisa jadi hal ini adalah tanda kanker paru. Batuk kronis  disertai keluarnya dahak bercampur darah juga merupakan tanda dan gejala adanya kanker paru. Dibutuhkan pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikannya.

3. Suara Serak

kanker paru-paru
Kondisi Suara yang Serak

Jika tiba-tiba suara menjadi serak dan berlangsung lama, maka hal ini patut untuk diwaspadai. Perubahan suara yang terjadi kemungkinan adalah gejala dari penyakit kanker paru. Penyebabnya adalah adanya sel kanker mempengaruhi saraf pada pita suara, akibatnya akan terjadi perubahan suara.

4. Mengi

Mengi yang terdengar saat menarik dan menghembuskan napas pada usia dewasa adalah tanda lain dari menurunnya kesehatan, seperti asma atau alergi. Tetapi, kondisi ini tidak bisa selalu diasumsikan sebagai asma biasa. Mengi yang berkelanjutan juga dapat menjadi gejala penyakit kanker paru. 

5. Berat Badan Menurun

kanker paru-paru
Menurunnya Berat Badan Secara Drastis

Umumnya, penderita kanker akan mengalami penurunan berat badan drastis. Ini diakibatkan oleh sel kanker yang mengambil alih semua nutrisi dan energi pada tubuh. Untuk itu, jangan mengabaikan terjadinya perubahan berat badan, terutama jika sedang tidak berupaya mengubah gaya hidup atau pola makan.

Penyebab kanker paru-paru yang paling umum yaitu merokok. Risiko kanker paru yang disebabkan oleh rokok akan terus mengalami peningkatan selama orang tersebut masih merokok. Kanker paru juga mungkin terjadi pada orang yang terkena asap rokok

Pengobatan kanker paru-paru stadium awal yaitu menggunakan cara operasi. Ketika kanker sudah mencapai stadium lebih lanjut, penanganan dilakukan dengan kemoterapi atau radioterapi. Jenis pengobatan lain yang diterapkan adalah terapi fotodinamik, terapi ablasi, dan krioterapi.

Kanker paru-paru adalah kondisi yang sangat membahayakan dan mengancam nyawa. Semua orang wajib menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari penyakit mematikan ini. Berkonsultasi dengan dokter secara rutin adalah langkah penting untuk mendeteksi sejak dini adanya penyakit kanker paru. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *