Awas, Kekurangan Vitamin K Bisa Timbulkan 7 Penyakit Ini

kekurangan vitamin k

Vitamin K merupakan salah satu jenis nutrisi yang sangat diperlukan oleh tubuh. Jangan hanya dilihat dari jumlahnya saja, tetapi manfaat dari vitamin itu sendiri memang benar-benar diperlukan. Oleh karena itu, kekurangan vitamin k sangat patut untuk diwaspadai. 

Di dalam tubuh, vitamin K memiliki peran yang besar. Peranan ini terutama dalam metabolisme tulang, proses pembekuan darah, hingga mengatur jumlah kalsium di dalam darah. Jika kebutuhan vitamin ini tidak tercukupi dengan baik, maka tubuh bisa mengalami sejumlah masalah. 

Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin K

kekurangan vitamin k
Mudah memar adalah salah satu tanda jika tubuh kurang vitamin K

Meski kasus kekurangan vitamin k di Indonesia masih jarang ditemukan, tetapi jangan menganggapnya sepele. Sebab, dalam kasus lebih lanjut, kondisi ini bisa menimbulkan pendarahan secara berlebih. Agar lebih waspada, coba pahami tanda-tanda tubuh yang kurang asupan vitamin K:

1. Radang Sendi

Radang sendi (osteoartritis) merupakan salah satu akibat defisiensi vitamin K yang cukup sering terjadi. Hal ini terjadi karena tulang rawan atau tulang keras tidak mendapatkan mineral yang diperlukan. Akibatnya, muncul peradangan pada sendi. 

2. Kekuatan Tulang Berkurang

Bagi tulang, vitamin K berperan dalam proses metabolisme kalsium, yaitu mineral utama di dalam tulang. Terutama vitamin K2 yang berfungsi untuk mengikat kalsium dari dua jenis protein yang ada, yaitu osteocalcin dan protein. Jika kekurangan vitamin k, tulang akan menjadi lemah dan rapuh.

3. Sering Memar

Biasanya, memar itu muncul saat kamu terbentur sesuatu yang keras. Namun, saat tubuh mengalami defisiensi vitamin K, memar ini bisa muncul secara tiba-tiba. Hal ini disebabkan oleh pendarahan yang terjadi di bawah lapisan kulit, sehingga tampak kebiruan.

4. Luka Sulit Kering

Defisiensi vitamin K bisa memicu perdarahan di bawah lapisan kulit. Nah, jika sampai terjadi luka terbuka, maka luka tersebut akan susah kering. Keadaan akan lebih parah, jika luka yang kamu alami termasuk luka dalam. Darah akan terus mengucur dan sulit untuk diberhentikan.

5. Gumpalan Darah di Bawah Kuku

Tanda kekurangan vitamin k yang berikutnya, yaitu ada gumpalan darah di bawah kuku. Gumpalan ini mungkin saja hanya berupa titik kecil yang berwarna biru gelap hingga agak kehitaman. Keadaan ini terjadi karena ada darah yang bocor atau aktivitas pembuluh darah kecil yang ada di bagian bawah kuku.

6. Tinja Berwarna Gelap

Pendarahan akan semakin berbahaya, jika ternyata kejadiannya berada di dalam tubuh, misal di saluran pencernaan. Sudah sulit untuk diberhentikan dan tidak bisa keluar dari darah. Oleh karena itu, biasanya darah tersebut akan bercampur dengan tinja, sehingga berubah warna menjadi hitam.

7. Janin Tidak Berkembang

Defisiensi vitamin K akan jauh lebih buruk, jika terjadi pada seseorang yang sedang hamil. Sebab, semasa kehamilan vitamin K tidak hanya penting dalam menjaga kesehatan tulang saja. Namun, juga berperan aktif dalam mencegah terjadinya pendarahan, serta mencegah pertumbuhan kolestasis kehamilan. 

Cara Mencukupi Kebutuhan Vitamin

kekurangan vitamin k
Konsumsi sayuran hijau seperti brokoli bisa membantu menambah asupan vitamin K

Beruntunglah, karena vitamin K termasuk dalam kategori mikronutrien. Sehingga kamu hanya perlu memperhatikan pola makan. Setidaknya, makanlah makanan bergizi yang memiliki kandungan vitamin K di dalamnya, seperti:

  1. Kacang kedelai
  2. Telur
  3. Daging
  4. Hati sapi
  5. Sayuran hijau, seperti brokoli, kol, lobak, bayam, dan kale
  6. Buah-buahan, seperti anggur, mangga, dan alpukat

Intinya, menerapkan gaya hidup sehat dan memperhatikan pola makan cukup untuk menghindarkan diri dari kekurangan vitamin k. Semoga tulisan ini bisa menginspirasi kamu untuk tidak pilah dan pilih makanan. Selalu jaga kesehatan dan cukupi kebutuhan vitamin mu ya! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *