Menjadi Contoh Umum, Inilah 7 Latihan Fisik Pemain Sepak Bola Eropa

Menjadi pemain sepakbola profesional tentunya membutuhkan latihan yang hanya sekedar dilakukan sebagai bentuk peregangan atau pemanasan umum. Perlu beberapa pelatihan khusus yang memang biasanya dilakukan secara rutin dan dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Beberapa jenis pelatihan yang biasa dilakukan oleh khalayak umum seperti para atlet sepak bola, biasanya mencontoh pada latihan fisik yang biasa dilakukan oleh para atlet internasional seperti atlet eropa. Berikut beberapa latihan fisik pemain sepakbola Eropa dan atlet internasional.

Melatih Kekuatan

Untuk mempersiapkan pertandingan, kekuatan fisik perlu dilatih agar para pemain dapat melakukan yang terbaik. Dan yang paling umum dan efektif adalah latihan beban. Selain itu, yang dapat melatih kekuatan adalah beberapa latihan seperti squatjump, squat thrust, push up, back up, dan pull up.

Melatih Daya Tahan Tubuh

Hal ini merupakan bagian penting untuk menentukan kemampuan bertahan para pemain di tengah lapang, terutama daya tahan kardiovaskular. Sejumlah latihan fisik yang tidak boleh dilewatkan adalah jogging, skipping, twisting, quick starts, dan cutting. Latihan-latihan tersebut dibutuhkan untuk menambah intensitas dan kualitas gerak fisik para pemain sepakbola.

Melatih Kelenturan

Latihan fisik pemain sepakbola Eropa selanjutnya adalah melatih kelenturan. Fleksibilitas merupakan poin penting karena ini berarti pemain lincah dan cepat, mencegah cedera pada otot dan sendi, dan tentunya memperkecil risiko cedera pada pemain. Adapun latihan yang dapat dilakukan adalah sikap lilin, mencium lutut, dan melatih kecepatan dengan shuttle run, dan sprint jarak pendek.

Pendinginan

Setelah pemanasan, tentu perlu pendinginan yang harus dilakukan dari kepala hingga kaki. Proses urut dapat dilakukan dari atas hingga bawah untuk merilekskan kembali otot-otot yang telah bekerja keras.

Bagaimana Cara Menjaga Latihan Fisik Pemain Sepak Bola Eropa?

Menjaga Asupan Nutrisi

Menjaga asupan nutrisi tubuh tentunya menjadi kunci penting untuk membuat tenaga fisik lebih optimal saat bertanding.jumlah kalori,lemak, karbohidrat, protein, nutrisi, dan pola makan perlu diperhatikan. Bukan hanya dari jenis makanannya saja, pola makan pun perlu dibuat dan diatur dengan sangat terjadwal dan teratur. Tentunya walaupun bukan bagian dari latihan fisik pemain sepak bola Eropa, namun pola makan dan porsi harus  disesuaikan dengan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kelebihan nutrisi dengan makan yang terlalu banyak, hanya akan membuat tubuh tidak sehat. Namun rata-rata para pemain lebih banyak mengkonsumsi karbohidrat karena tubuh lebih banyak memerlukan tenaga. Dan lebih baik, pemain mengkonsumsi minuman dengan kandungan rehydrate agar karbohidrat dapat lebih cepat dicerna dalam tubuh.

Menjaga Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup tentunya menjadi kewajiban yang dapat menentukan kestabilan daya tahan fisik serta kekuatan tubuh. Rajin latihan secara fisik saja tidak menentukan kestabilan tersebut. Dimana apabila latihan fisik pemain sepakbola Eropa dilakukan namun gaya hidup yang tak sehat, maka dapat memengaruhi fisik menjadi lemah.

Salah satu gaya hidup sehat yang perlu dihindari adalah seperti merokok, meminum minuman keras, dan tidur tidak tepat waktu atau begadang. Kualitas tidur yang diperlukan oleh para atlet dan pemain sepakbola haruslah dengan kualitas tidur yang cukup, dan jam tidur maksimal nya adalah pada jam 10 malam.

Makan pada malam hari serta begadang merupakan salah satu contoh gaya hidup yang kurang sehat dan kurang tepat untuk para pemain sepakbola profesional.

Sebetulnya, latihan  fisik untuk para atlet tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Karena terdapat beberapa latihan yang perlu perhatian dan dilakukan dengan porsi yang pas. Agar tidak terlalu menyakiti fisik atlet ataupun membuat atlet menjadi cidera.

Begitu pula dengan gaya hidup dan pola makan yang harus seimbang dan tepat agar para pemain sehat secara jasmani dan rohani.M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *