Ketahui Penyebab Payudara Bengkak dan Cara Mengatasinya

payudara bengkak

Payudara bengkak menjadi masalah kesehatan yang sering dialami oleh para wanita. Ada banyak faktor yang membuat payudara bisa mengalami pembengkakan. Hal ini tentunya juga harus dipahami dan diwaspadai oleh para wanita. 

Ada beberapa tanda yang menunjukkan pembengkakan pada payudara. Diantaranya adalah ukurannya menjadi terasa lebih besar, terkadang terasa lebih hangat, dan tekstur kulit di sekitar payudara menjadi lebih kasar. Rasa nyeri juga bisa muncul saat payudara mengalami pembengkakan.

Penyebab Payudara Bengkak

payudara bengkak
Memahami Penyebab Kondisi Pembengkakan pada Payudara

Penyebab payudara mengalami bengkak yang paling umum adalah terjadinya mastitis. Kondisi ini disebabkan karena terjadinya infeksi pada payudara Ibu yang masih menyusui. Mastitis terjadi saat ada bakteri yang masuk ke dalam saluran ASI melalui bagian puting yang mengalami luka. 

Nah, luka ini biasanya terjadi karena beberapa hal. Seperti salah posisi saat menyusui bayi, pemakaian bra yang terlalu ketat, terlambat menyusui bayi. Bisa juga terjadi akibat penggunaan krim payudara.

Payudara bengkak juga bisa disebabkan karena pengaruh siklus menstruasi. Kondisi ini biasanya muncul bersamaan dengan sindrom PMS (Pra Menstruasi). Bisa juga akibat terjadinya perubahan hormon pada tubuh wanita ketika menjelang menstruasi. 

Perlu diketahui juga jika rasa nyeri dan pembengkakan pada payudara oleh faktor menstruasi akan terjadi secara rutin setiap bulan.  Hal ini akan berakhir saat wanita mengalami menopause. Sehingga wanita tidak perlu panik jika nyeri payudara saat PMS. 

Cara Penanganan yang Dianjurkan

Meski kadang sangat mengganggu, rasa nyeri akibat payudara yang bengkak bisa diminimalisir. Sehingga para wanita bisa lebih nyaman merasakan nyerinya. Caranya adalah dengan melakukan beberapa cara penanganan berikut ini.

1. Kosongkan Payudara

Menyusui menjadi cara terbaik untuk mengatasi masalah mastitis. Payudara mengalami bengkak bisa karena ASI di dalamnya tidak dikeluarkan. Untuk itu, sebaiknya kosongkan payudara jika sudah terasa sangat bengkak. 

Bisa dengan menyusui bayi atau melakukan pompa payudara. Saat menyusui bayi, pastikan pada posisi yang nyaman. Hal ini bertujuan agar ASI bisa mengalir dari payudara dengan lancar.

2. Kompres Hangat dan Pijat Payudara

payudara bengkak
Melakukan Kompres dengan Air Hangat

Mengatasi nyeri juga bisa dilakukan dengan kompres air hangat. Gunakan handuk yang telah direndam dengan air hangat untuk mengompres bagian payudara yang bengkak. Lakukan pengompresan selama beberapa menit. 

Kemudian, lakukan pemijatan pada payudara sebelum menyusui bayi. Saat bayi sudah selesai minum susu, kembali kompres payudara menggunakan air dingin. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi penyumbatan pada aliran ASI.

3. Kompres Dingin Payudara

Untuk mengatasi payudara bengkak, bisa juga dikompres air dingin. Gunakan handuk yang sudah direndam dalam air dingin atau digunakan untuk membungkus sebongkah es batu. Selanjutnya, tempelkan pada bagian payudara yang mengalami pembengkakan.

4. Pakai Bra yang Nyaman

payudara bengkak
Menggunakan Jenis Bra yang Nyaman

Penggunaan bra yang nyaman sangat penting. Jika bra yang digunakan tidak sesuai dengan ukuran seperti terlalu kecil, maka hal ini bisa semakin membuat payudara terasa nyeri dan mengalami tekanan. Selain itu, sebaiknya hindari pemakaian bra berkawat. 

Penggunaan bra sport sangat disarankan. Pasalnya, bra jenis ini memang dirancang khusus agar bisa menopang payudara serta melindungi payudara dari tekanan. Pastikan pula untuk memilih ukuran bra yang sesuai dengan ukuran payudara.

5. Minum Obat Pereda Nyeri

Rasa sakit akibat payudara bengkak mungkin akan sangat membuat tidak nyaman. Jika hal ini terjadi, solusi yang bisa dipilih adalah dengan mengonsumsi obat khusus penghilang rasa sakit. Misalnya adalah ibuprofen atau paracetamol. 

Obat ini akan membantu mengurangi bahkan menghilangkan rasa nyeri pada bagian payudara yang bengkak. Sehingga, bisa lebih nyaman saat beraktivitas sehari-hari. Namun baiknya jika melakukan cara ini sebagai cara terakhir apabila cara lain tidak bisa mengatasi rasa nyeri. 

Jika kondisi payudara bengkak tidak cepat membaik, bahkan terjadi gejala lain seperti keluar cairan coklat atau darah dari bagian puting, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Pada kondisi ini, pasien butuh penanganan khusus. Supaya, tidak terjadi masalah kesehatan yang lebih serius. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *