Ketahui Cara Pengobatan Penyakit Mata Ikan di Telapak Kaki

penyakit mata ikan

Mata ikan yang biasanya muncul di telapak kaki tentunya bisa dialami oleh siapa saja. Munculnya mata ikan di area telapak kaki tentu berbeda dengan kapalan. Hal ini karena penumpukan kulit yang terjadi pada mata ikan terpusat pada inti. Penyakit mata ikan sendiri dapat terbagi menjadi beberapa jenis, seperti mata ikan kecil, mata ikan lunak, dan mata ikan keras.

Mata ikan keras terjadi karena adanya penumpukan kulit mati. Hal ini menyebabkan terbentuknya permukaan kulit yang keras serta memiliki inti di bagian tengah. Sementara itu, mata ikan lunak biasanya timbul pada area antara jari kelingking dan jari manis pada kaki. Pada tipe mata ikan kecil, ahli medis sepakat berpendapat bahwa kondisi ini disebabkan oleh terjadinya saluran keringat yang tersumbat. Lalu, bagaimana cara pengobatan mata ikan?

Mengobati Penyakit Mata Ikan 

penyakit mata ikan
Mengobati Mata Ikan di Kaki

Ciri-ciri dari mata ikan antara lain ukurannya yang kecil, kering, tebal, dan memiliki pusat inti yang keras serta dikelilingi oleh kulit yang meradang. Mata ikan biasanya tumbuh di area kaki yang tidak menopang beban. Misalnya pada bagian atas telapak kaki serta jari-jari kaki. Namun, mata ikan juga dapat tumbuh di sekitar lengkung kaki atau tumit. Jika mata ikan yang tumbuh di telapak kaki tertekan, maka akan sangat terasa nyeri.

Nah, Salah satu cara menghilangkan mata ikan dengan menggunakan obat-obatan golongan keratolitik yang berfungsi untuk menipiskan kulit. Pada umumnya, obat mata ikan ini mengandung asam laktat, asam salisilat, dan polidocanol.

Anda bisa dengan mudah mendapatkan obat penghilang mata ikan di apotik. Selain menggunakan obat keratolitik, ada juga penghilang mata ikan yang berupa plester. Cara menggunakannya adalah dengan ditempelkan langsung pada area kaki yang terkena mata ikan. Plester ini biasanya mengandung asam salisilat yang sifatnya panas atau bahkan dapat memberi sensasi kulit terbakar dan menyebabkan kulit kemerahan. Karena asam salisilat memiliki sifat yang sangat panas, maka pastikan anda membaca bagaimana cara pakai yang benar, sehingga tidak akan sampai terbakar. 

Pengobatan mata ikan dengan menggunakan ketiga jenis obat di atas akan membutuhkan waktu selama beberapa hari atau beberapa minggu. Semakin tebal kulit yang terbentuk akibat mata ikan, maka waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkannya akan semakin lama. Untuk mempercepat proses pelunakkan jaringan kulit, Anda dapat menutup bagian kulit yang diberi obat memakai kain kasa. 

Cara Pencegahan Penyakit

penyakit mata ikan
Memakai Alas Kaki Nyaman

Mata ikan di telapak kaki tentu dapat muncul kembali meski sebelumnya sudah dilakukan pengobatan. Hal ini dapat terjadi jika Anda tidak menghindari hal-hal yang bisa menyebabkan munculnya mata ikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui aneka penyebab mata ikan agar Anda dapat menghindarinya.

Salah satu Penyebab tumbuhnya mata ikan yang paling sering adalah penggunaan sepatu yang tidak benar. Misalnya anda memakai sepatu dengan ukuran yang tidak pas, tidak memakai kaus kakiada kelainan bentuk jari kakiserta menggunakan sepatu hak tinggi secara berlebihan. Jadi, pastikan Anda menggunakan sepatu yang benar-benar nyaman dan pas di telapak kaki. Nah, Bagi Anda yang jarang menggunakan kaus kaki saat memakai sepatu, sangat disarankan untuk mulai terbiasa menggunakan kaus kaki agar bisa mencegah mata ikan pada telapak kaki muncul kembali.

Pastikan anda selalu menggunakan sepatu dan kaus kaki yang pas agar terhindar dari gesekan yang menjadi penyebab utama tumbuhnya mata ikan. Anda juga harus pintar dalam memilih model sepatu yang pas. Pilihlah model sepatu dengan model bagian depan yang lebar serta alas terbuat dari bantalan yang empuk. Tidak lupa, Anda harus rutin mencuci kaki menggunakan sabun serta menggosok kaki memakai sikat halus. Dengan perawatan seperti ini, maka penyakit mata ikan tidak akan datang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *