Sering Masuk Angin Gejala Apa? Pahami Penyebab dan Bahayanya

sering masuk angin gejala apa

Masuk angin merupakan kondisi tubuh yang mengalami drop akibat kehujanan, sering terpapar udara dingin, kurang tidur, sering lembur, atau keadaan lainnya. Meski sepele apabila terlalu sering, ini bisa menjadi hal yang buruk. Lantas, sering masuk angin gejala apa? 

Lalu, Sering Masuk Angin Gejala Apa?

Penyebab masuk angin sebenarnya sangat beragam. Namun, perlu diketahui bahwa masuk angin tidak disebabkan oleh hujan atau angin secara langsung. Keluhan atau gejala masuk angin yang sering muncul disebabkan karena daya tahan tubuh yang menurun. 

Saat daya tahan tubuh menurun, maka bisa menimbulkan berbagai macam penyakit yang gejalanya sering dianggap oleh masyarakat sebagai masuk angin. Sehingga, gejala masuk angin seringkali disepelekan. Sebab, dianggap bisa sembuh dengan sendirinya. 

Padahal, hal ini tidak bisa sepenuhnya dibenarkan. Karena bisa jadi itu merupakan gejala dari penyakit tertentu. Nah, berikut adalah beberapa penyakit dengan gejala mirip masuk angin:

1. Gangguan Pencernaan

sering masuk angin gejala apa
Masuk angin bisa menjadi salah satu tanda gangguan pencernaan

Terjadinya gangguan pencernaan akan menyebabkan penderita mengalami beberapa gejala. Contohnya seperti mual, perut kembung, muntah, sembelit, diare, sensasi nyeri atau perih di ulu hati. Gejala tersebut khususnya mual dan perut kembung seringkali dikaitkan dengan masuk angin. 

Gangguan pencernaan sendiri bisa disebabkan oleh beberapa hal. Misalnya, karena keracunan makanan, alergi terhadap makanan tertentu, infeksi virus atau bakteri, hingga mengalami stress. Gangguan pencernaan harus segera diatasi agar tidak semakin berdampak buruk bagi kesehatan.

2. Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Hidung dan tenggorokan termasuk dalam saluran pernapasan atas yang menyebabkan gejala pilek, demam, dan batuk. Penyebabnya tidak lain adalah infeksi virus dan bakteri. Biasanya, infeksi saluran pernapasan atas hanya menimbulkan gejala yang ringan dan bisa cepat sembuh dengan sendirinya.

Jika infeksi yang terjadi sudah menyerang bagian saluran pernapasan bawah, yaitu trakea dan saluran udara di paru-paru, kondisi disebut dengan pneumonia. Infeksi akan menyebabkan gejala yang lebih berat. Kondisi ini juga bisa menimbulkan terjadinya komplikasi yang lebih berbahaya.

3. Penyakit Jantung

sering masuk angin gejala apa
Bisa menjadi tanda penyakit jantung

Penyakit jantung umumnya terjadi karena otot jantung tidak memperoleh pasokan oksigen serta darah yang cukup. Hal ini bisa disebabkan karena adanya penyempitan atau sumbatan yang terjadi pada pembuluh darah jantung. Kondisi ini sering disebut oleh masyarakat sebagai angin duduk, 

Ini akan menimbulkan nyeri dada. Gejala penyakit jantung biasanya juga mirip dengan gejala masuk angin. Penderita umumnya akan merasakan nyeri dada atau nyeri ulu hati yang menjalar ke leher, lengan, hingga punggung. Selain itu, penderita juga bisa merasakan lemas, sesak nafas, bahkan pingsan.

4. Demam Berdarah Dengue (DBD)

DBD menjadi salah satu penyakit yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah tropis. Penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut ternyata sering disalahartikan dengan masuk angin. Gejala demam berdarah memang sangat mirip dengan masuk angin biasa. 

Gejala yang muncul berupa demam, nyeri otot dan sendi, badan terasa lemas, hingga pegal-pegal. Penyakit demam berdarah sering terlambat ditangani. Sebab, banyak yang menganggapnya sebagai masuk angin biasa.

5. Sinusitis

sering masuk angin gejala apa
Penyakit sinusitis bisa ditandai dengan masuk angin yang terlalu sering

Sinusitis sendiri merupakan peradangan yang terjadi di rongga-rongga udara yang terletak di bawah hidung ataupun pipi. Gejala yang dialami penderita bervariasi. Contohnya seperti demam, batuk, hidung beringus atau mampet, nyeri di sekitar wajah, merasa lelah, hingga sakit kepala.

Itulah jenis penyakit dengan gejala yang dianggap sebagai masuk angin. Setelah mengetahui penyebab sering masuk angin gejala apa, sebaiknya jangan menyepelekan dan menganggapnya sebagai masuk angin. Ingat bahwa tidak semua gangguan kesehatan disebabkan masuk angin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *