Sering Mengantuk Gejala Sakit Apa? Yuk, Cari Tau Jawabannya!

sering mengantuk gejala sakit apa

Perlu diketahui bahwa ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mudah mengantuk. Mulai dari kurang tidur, kelelahan, serta mengalami kondisi medis tertentu. Lalu, sebenarnya jika sering mengantuk gejala sakit apa? 

Kondisi yang sering mengantuk harus benar-benar diperhatikan oleh seseorang. Pasalnya, jika hanya disebabkan oleh kelelahan, maka hal itu tidak berbahaya. Namun jika sudah terkait dengan penyakit tertentu tentu hal ini harus diwaspadai. 

Lalu, Sering Mengantuk Gejala Sakit Apa?

1. Depresi

sering mengantuk gejala sakit apa
Seseorang yang terkena depresi bisa mudah mengantuk

Gejala yang pertama adalah depresi. Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang sering tidak disadari oleh penderitanya. Nah, sering mengantuk inilah yang menjadi salah satu gejala terjadinya depresi

Orang yang mengalami depresi pada umumnya sering merasa kurang bertenaga, tidak berenergi. Bahkan ia juga bisa kehilangan minat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Tentu hal ini harus mendapatkan perhatian secara medis yang tepat.

2. Sindrom Kaki Gelisah

Gejala kedua adalah adanya sindrom kaki gelisah. Gangguan kesehatan yang satu ini disebut juga dengan istilah restless leg syndrome (RLS). Kondisi ini bisa menjadi salah satu penyebab terganggunya waktu tidur seseorang. 

Sindrom ini menyebabkan penderitanya mengalami dorongan untuk menggerak-gerakan kaki ketika sedang berbaring. Ketika sindrom ini muncul, penderita cenderung akan merasakan adanya sesuatu yang merayap di area kaki. Bisa disertai rasa sakit atau nyeri. 

Karena kaki bergerak terus menerus tanpa disadari, maka penderita sindrom ini akan merasa tidak nyaman. Hal ini tentu berdampak pada tidur yang kurang nyenyak. Akibatnya, tubuh terasa kurang bersemangat dan lemas saat bangun pagi hari.

3. Sleep Apnea

sering mengantuk gejala sakit apa
Kondisi sleep apnea yang menyerang saluran pernapasan

Gejala kedua adalah adanya gejala sleep apnea. Gangguan kesehatan ini menyebabkan kondisi napas seseorang berhenti sementara ketika sedang tidur. Dunia media menyebutkan bahwa hal ini disebabkan karena terjadinya penyumbatan di saluran pernapasan. 

Karena saluran napas sering mengalami penyumbatan, maka penderitanya akan sering terbangun secara tiba-tiba saat sedang tidur. Akibatnya maka kualitas tidur penderita jadi sangat berkurang. 

Hal ini menyebabkan seseorang jadi kurang bertenaga. Bahkan, tidak produktif sepanjang hari. Jadi, meskipun sudah merasa memiliki waktu tidur yang cukup, namun tetap saja akan merasa lelah dan ngantuk pada siang harinya.

4. Sindrom Kelelahan Kronis

Sering mengantuk juga bisa dikaitkan dengan sindrom kelelahan yang kronis. Sindrom ini merupakan gangguan kesehatan yang akan menyebabkan seseorang sering merasa lesu, lemas, dan lelah. Selain itu mereka juga akan mengantuk sepanjang hari. 

Bukan hanya itu saja, gangguan kesehatan ini juga seringkali disertai dengan nyeri otot dan sulit  berkonsentrasi. Bahkan, hal ini bisa berlangsung setidaknya selama 6 bulan. Penyebab sindrom ini belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, ada dugaan bahwa penyebab sindrom ini adalah sleep apnea.

5. Narkolepsi

sering mengantuk gejala sakit apa
Kondisi narkolepsi atau mudah tidur dimana saja secara tidak terkendali

Gejala terakhir adalah terkena narkolepsi. Narkolepsi adalah kondisi dimana seseorang bisa tertidur dimana saja dan kapan saja secara tak terkendali. Kondisi ini pada umumnya akan terus terjadi meskipun penderitanya sudah memiliki waktu tidur yang terbilang cukup. 

Penderita Narkolepsi pada umumnya juga akan merasa baik-baik saja jika sudah tidur selama 10 – 15 menit. Setelah itu, mereka akan bangun sebentar dan kembali melanjutkan tidurnya. Narkolepsi sendiri merupakan jenis penyakit berkepanjangan yang tidak bisa diobati. 

Ada 5 penyakit yang bisa menjawab pertanyaan sering mengantuk gejala sakit apa. Gejala sering mengantuk memang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, menerapkan gaya hidup sehat dan berkonsultasi dengan dokter akan sangat disarankan agar bisa terhindar dari gangguan ini. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *