Sudah Tahu Penyebab dan Pencegahan pada Kesemutan?

ini Kesemutan

Tak dapat dipungkiri bahwa hampir semua orang di dunia pernah mengalami kesemutan. Biasanya hal tersebut terjadi pada bagian tangan dan juga kaki. Setelah duduk atau posisi yang lainnya, tubuh manusia dapat mengalami kasus ini. Akibat terjadinya parateshia pada seseorang juga membuat orang tersebut akan mengalami sensasi menggelitik dan mati rasa.

Kasus Paresteshia yang Sering Terjadi pada Saat Seseorang Beraktivitas

Terjadinya parathesia pada tubuh manusia memang tidak memiliki efek rasa sakit yang terbilang besar. Biasanya sensasi akibat hal tersebut juga tidak akan berlangsung begitu lama. Akan tetapi tetapi karena munculnya paresthesia pada bagian tubuh seseorang juga dapat menimpulkan rasa yang tidak nyaman untuk digerakkan dan digunakan beraktivitas.

tau penyebab kesemutan

Gejala yang ada pada kasus parathesia ini juga terbilang beragam. Misalnya adalah adanya rasa geli, dan juga sensasi lemah pada bagian tangan dan kaki sehingga seakan sulit untuk digerakkan. Tak hanya itu orang orang yang mengalaminya juga akan mati rasa pada bagian bagian tertentu serta terasa seperti sedang ditusuk tusuk oleh jarum dalam jumlah banyak.

Penyebab Kesemutan Sementara yang Terjadi pada Seseorang

Terdapat dua jenis kasus paresthesia yang dapat terjadi pada seseorang. Keduanya adalah paresteshia sementara dan juga berkepanjangan. Penyebab dari dua hal tersebut juga berbeda antara satu dengan lainnya. Pada kasus paresthesia sementara disebabkan karena sirkulasi pada darah seseorang yang terhambat karena adanya alasan yang ada di baliknya.

Penyebab lain dari jenis paresthesia ini adalah dikarenakan tekanan pada saraf pada tubuh. Misalnya disebabkan karena menekuk bagian kaki atau tangan terlalu lama sehingga dapat menimbulkan tekanan. Seseorang yang melakukan gerakan berulang ulang juga memiliki risiko mengalami kasus ini. Misalnya adalah para pemain biola dan atlet dari olahraga tenis.

Penyebab Kesemutan Berkepanjangan pada Tubuh Seseorang

Berbeda dengan paresthesia yang sementara, kasus yang terjadi secara berkepanjangan juga memiliki penyebab berbeda di baliknya. Misalnya adalah kekurangan vitamin B12 dan juga dikarenakan efek samping dari obat kemoterapi. Penyakit berupa infeksi dan sistem kekebalan tubuh yang dialami juga dapat memicu terjadinya paresthesia berkepanjangan.

mau tau Sering Kesemutan

Contoh penyakit berupa infeksi adalah hepatitis B, hepatitis C, herpes zoster, penyakit Lyme, HIV dan juga AIDS. Sementara untuk jenis penyakit yang menyeram sistem kekebalan tubuh juga terbilang sangat beragam. Misalnya adalah penyakit celiac, lupus, sindrom guillain-barre, sindrom sjögren, dan juga rheumatoid arthritis yang telah diderita oleh seseorang.

Cara Mencegah Terjadinya Kesemutan yang dapat Anda Lakukan

Kasus paresthesia yang dialami oleh seseorang tidak dapat dihindari secara total, namun hal tersebut masih dapat dicegah dengan beberapa cara. Cara yang ada akan mengurangi frekuensi terjadinya paresthesia yang terjadi pada bagian tubuh tertentu. Salah satu cara yang dilakukan adalah menghindari melakukan gerakan berulang ulang selama beraktivitas.

Cara tersebut dilakukan untuk mengurangi tekanan yang dapat terjadi pada saraf yang ada di dalam tubuh. Namun saat Anda harus melakukan gerakan yang berulang ulang, pastikan untuk melakukan istirahat berkala demi meminimalisir risiko yang terjadi. Setelah duduk dalam waktu lama, Anda juga bisa berjalan sebentar agar tidak mengalami paresthesia.

Kesemutan atau biasa disebut dengan paresthesia pada tubuh manusia merupakan salah satu hal yang sering terjadi. Untuk mencegah paresthesia juga terdapat beberapa cara yang dapat diupayakan. Karena tak dapat dipungkiri gejala pada paresthesia juga membuat bagian tubuh tertentu menjadi tidak nyaman, seperti ditusuk oleh jarum, dan juga mati rasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *